/*

Selasa, Oktober 21, 2008

ISTILAH-ISTILAH DALAM AKSES INTERNET

Dalam mengakses internet kita akan banyak menemukan istilah-istilah baru di dalamnya. Namun tidak mungkin semua istilah itu akan dipaparkan di sini, hanya istilah-istilah yang paling sering kita temukan saja yang akan kita bahas.
1. Chat – Secara harfiah, chat dapat diartikan sebagai obrolan, namun dalam dunia internet, istilah ini merujuk pada kegiatan komunikasi melalui sarana baris-baris tulisan singkat yang diketikkan melalui keyboard.
2. DNS – Domain Name Service. Merupakan layanan di internet untuk jaringan yang menggunakan TCP/IP. Layanan ini digunakan untuk mengidentifikasi sebuah komputer dengan nama bukan dengan menggunakan alamat IP (IP address). Singkatnya, DNS melakukan konversi dari nama ke angka. DNS dilakukan secara desentralisasi, di mana setiap daerah atau tingkat organisasi memiliki domain sendiri. Masing-masing memberikan servis DNS untuk domain yang dikelola.
3. Download – Istilah untuk kegiatan menyalin data (biasanya berupa file) dari sebuah komputer yang terhubung dalam sebuah network ke komputer lokal. Proses download merupakan kebalikan dari upload.
4. Downstream – istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer lokal melalui sebuah network. Istilah ini merupakan kebalikan dari upstream.
5. GPRS – General Packet Radio Servive. Salah satu standar komunikasi wireles (nirkabel). Dibandingkan dengan protokol WAP, GPRS memiliki kelebihandalam kecepatannya yang dapat mencapai 115 kbps dan adanya dukungan aplikasi yang lebih luas, termasuk aplikasi grafis dan multimedia.
6. Home Page/Homepage – Halaman muka dari sebuah situs web. Pengertian lainnya adalah halaman default yang diset untuk sebuah browser.
7. Host – sebuah komputer dalam sebuah network yang menyediakan layanan untuk komputer lainnya yang tersambung dalam network yang sama.
8. HTML – Hypertext Markup Language, merupakan salah satu varian dari SGML yang dipergunakan dalam pertukaran dokumen melalui protokol HTPP.
9. HTPP – Hyper Text Transfer Protocol, protokol yang didesain untuk mentransfer dokumen HTML yang digunakan dalam World Wide Web.
10. Intranet – Sebuah jaringan privat dengan sistem dan hierarki yang sama dengan internet namun tidak terhubung dengan jaringan internet dan hanya digunakan secara internal.
11. Internet – Sejumlah besar network yang membentuk jaringan interkoneksi (inter-connected network) yang terhubung melalui protokol TCP/IP. Internet merupakan kelanjutan dari ARPANet dan kemungkinan merupakan jaringan WAN yang terbesar yang ada saat ini.
12. IP Address – Alamat IP (Internet Protocol), yaitusistem pengalamatan di network yang direpresentasikan dengan sederetan angka berupa kombinasi 4 deret bilangan antara 0 s/d 255 yang masing-masing dipisahkan oleh tanda titik (.), mulai dari 0.0.0.1 hingga 255.255.255.255.
13. ISDN – Integrated Services Digital Network. Pada dasarnya, ISDN merupakan jalan untuk melayani transfer data dengan kecepatan lebih tinggi melalui saluran telepon reguler. ISDN memungkinkan kecepatan transfer data hingga 128.000 bps (bit per detik). Tidak seperti DSL, ISDN dapat dikoneksikan dengan lokasi lain seperti halnya saluran telepon, sepanjang lokasi tersebut juga terhubung dengan jaringan ISDN.
14. Login – Pengenal untuk mengakses sebuah sistem yang tertutup, terdiri dari username (juga desebut login name) dan password (kata kunci).
15. Mailing List – Juga sering diistilahkan sebagai milis, yaitu sebuah alamat e-mail yang digunakan oleh sekelompok pengguna internet untuk melakukan kegiatan tukar menukar informasi. Setiap pesan yang dikirimkan ke alamat sebuah milis, secara otomatis akan diteruskan ke alamat e-mail seluruh anggotanya. Milis umumnya dimanfaatkan sebagai sarana diskusi atau pertukaran informasi di antara anggotanya.
16. Network – Dalam terminologi komputer dan internet, network adalah sekumpulan dua atau lebih sistem komputer yang digandeng dan membentuk sebuah jaringan. Internet sebenarnya adalah sebuah network dengan skala yang sangat besar.
17. Upload – Kegiatan pengiriman data (berupa file) dari komputer lokal ke komputer lainnya yang terhubung dalam sebuah network. Kebalikan dari kegiatan ini disebut download.
18. VOIP – Voice IP. VoIP adalah suatu mekanisme untuk melakukan pembicaraan telepon (voice) dengan menumpangkan data dari pembicaraan melalui internet atau intranet (yang menggunakan teknologi IP).
19. WAP – Wireless Application Protocol. Standar protokol untuk aplikasi wireless (seperti yang digunakan pada ponsel). WAP merupakan hasil kerja sama antar industri untuk membuat sebuah standar internet, dan beberapa protokol yang sudah dioptimasi untuk lingkungan wireless. WAP bekerja dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9.6 kbps. Belakangan juga dikembangkan protokol GPRS yang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan WAP.
20. Webmail – Fasilitas pengiriman, penerimaan, maupun pembacaan e-mail melalui sarana web.
21. World Wide Web – Sering disingkat sebagai WWW atau “Web” saja, yakni sebuah sistem di mana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain diresentasikan dalam bentuk hypertext dan dapat diakses oleh perangkat lunak yang disebut browser. Informasi di web pada umumnya ditulis dalam format HTML. Selengkapnya...

HOMEPAGE MESIN PENCARI INFORMASI

Search Engine (mesin pencari) merupakan salah satu fasilitas internet yang dijalankan melalui browser untuk mencari atau mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Search engine mampu menampung database situs-situs dari seluruh dunia yang jumlahnya bisa mencapai milyaran halaman web. Cara kerjanya : cukup ketik kata kunci pada kolom search maka search engine akan menampilkan beberapa link situs beserta keterangan singkat sesuai dengan kata kunci yang diketik. Contohnya, kita ingin mencari informasi tentang sejarah perkembangan telepon dunia, cukup kita ketik kata kunci “telepon” atau “sejarah telepon” maka search engine akana mencari informasi tersebut secara otomatis.
Ada begitu banyak homepage atau situs yang menyediakan jasa mesin pencari (search engine). Search engine ini berperan dalam membantu kita untuk mencari informasi atau data yang kita butuhkan, sehingga kita tidak tersesat dalam hutan informasi internet. Coba bayangkan jika kita ingin mencari informasi Negara Amerika Serikat, tanpa search engine ada beberapa homepage atau situs yang harus kita ketikkan lewat address bar untuk mendapatkan informasi tersebut, karena kita tidak tahu secara persis kelompok dari informasi yang kita cari. Hal ini tentu saja akan membuang waktu karena membutuhkan waktu yang cukup lama sampai kita memperoleh informasi yang dimaksud.
Dengan adanya fasilitas search engine ini, kita hanya cukup membuka satu homepage yang menyediakan atau memiliki fasilitas tersebut, sehingga menghemat waktu dan tenaga. Melalui search engine ini dalam sekejap kita dapat memperoleh informasi yang kita butuhkan. Situs atau homepage yang menyediakan fasilitas search engine antara lain : google.com; yahoo.com; catcha.co.od; lycos.com; dan sebagainya.
1. Homepage Google
Google merupakan salah satu search engine yang sering digunakan orang untuk mencari informasi atau data. Search engine google beralamat di URL : http://www.google.co.id. Untuk mengaktifkan Google diperlukan prosedur berikut:
a. Ketik : http://www.google.co.id pada address bar Internet Explorer.
b. Kemudian klik Go di sebelah address bar atau tekan Enter keyboard, hingga tampil homepage Google
Untuk mencari informasi melalui Google dapat dilakukan dengan prosedur berikut.
Ketik kata kunci, kalimat atau topik yang ingin dicari
Kemudian klik tombol Mesin Cari Google untuk mulai mencari. Namun bila kita mengklik tombol Saya Lagi Beruntung maka kita akan langsung dibawa ke alamat homepage yang berisi informasi yang kita cari

2. Homepage Yahoo
Yahoo merupakan salah satu homepage yang menyediakan fasilitas search engine untuk suatu informasi atau data. Search engine Yahoo beralamat URL : http://www.yahoo.co.id atau http://asia.yahoo.com/indonesia. Hampir sama seperti Google, untuk mengaktifkan Yahoo diperlukan prosedur berikut :
a. Ketik : http://www.yahoo.co.id atau http://asia.yahoo.com/indonesia pada address bar Internet Explorer
b. Kemudian klik Go di sebelah address bar atau tekan Enter keyboard, hingga tampil homepage Yahoo
Untuk mencari informasi melalui Google dapat dilakukan dengan prosedur berikut.
a. Ketik kata kunci, kalimat atau topik yang ingin dicari pada kotak “Search the Web”
b. Kemudian klik tombol All the Web untuk mulai mencari di seluruh web yang ada. Bisa juga klik tommbol Indonesia untuk pencarian khusus web di Indonesia
3. Homepage Looksmart
Looksmart merupakan penyedia fasilits search engine yang juga dapat membantu kita dalam mencari informasi atau data. Search engine Looksmart beralamat di : http://search.looksmart.com. Hampir sama seperti Google dan Yahoo untuk mengaktifkan Looksmart diperlukan prosedur berikut :
a. Ketik : http://search.looksmart.com pada address bar Internet Explorer
b. Kemudian klik Go di sebelah address bar atau tekan Enter keyboard, hingga tampil homepage Looksmart
Untuk mencari informasi melalui Google dapat dilakukan dengan prosedur berikut.
a. Ketik kata kunci, kalimat atau topik yang ingin dicari pada “KOTAK “SEARCH FOR YOURSELF
b. Kemudian klik tombol Search untuk mulai mencari di seluruh web yang ada. Selengkapnya...

X-FLY: GANTI ICON .EXE


Ia menyebarkan diri ke segala penjuru drive di komputer korban, memanipulasi registry, berganti icon, bahkan menghilangkan data. Arief Prabowo

VIRUS LOKAL ini dikenali oleh PC Media Antivirus 1.2 sebagai XFly. Dan sama seperti kebanyakan virus lokal lainnya, ia dibuat menggunakan Visual Basic. Memiliki ukuran tubuh sebesar 143.360 bytes tanpa di-compress, dengan icon yang bisa berubah-ubah.

Sebar File Induk
Kali pertama virus dijalankan, yang ia lakukan adalah membuat file induk pada drive C dan D (jika ada), tepatnya ia akan membuat folder baru pada drive C:\soulfly dan D:\soulfly serta menaruh beberapa file induknya pada folder tersebut. Selain itu, ia juga menempatkan beberapa file induk execu table lainnya pada root drive C dengan nama yang tak lazim, yakni MSNTLR.DYS, MSFLC.FYS, MSDLF.HHS, PSK.fly, dan satu lagi bernama fadly_keren.ocx. Sementara pada direktori Windows dan System32, selain terdapat file induk lainnya, ia pun mengextract icon yang disimpan pada section Resource di tubuhnya ke direktori System32 tersebut, serta membuat lagi file dengan nama mediaplayer.exe dan rj.html pada folder startup Windows. Ia pun tak lupa membuat back-up terhadap file MSVBVM60. DLL pada direktori C:\WINDOWS\System dengan nama MSVBVM60.DLL dan rambe.dat.

Setelah file induk berhasil disebar, tugas selanjutnya adalah memanggil beberapa file induk tersebut, jadi memory pun akan dipenuhi dengan process dari sang virus. Ini sangat membuat kerja processor bertambah berat dan akan sangat terasa saat menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Setidaknya pada memory akan terdapat process virus dengan nama RCSS. EXE, r4m83.exe, isass.exe, realplay.exe, MSNTLR.DYS, MSFLC. FYS, MSDLF.HHS, dan PSK.fly.

Banyak AutoRun
Yang dilakukan oleh virus ini untuk dapat running otomatis saat memulai Windows memang cukup berlebihan, ia membuat lebih dari 20 item Run baru di registry. Yang pertama, ia akan memanipulasi nilai Userinit yang ada pada key HKLM\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon\ menjadi “C:\WINDOWS\system32\userinit.exe, C:\windows\system32\RCSS.exe”. Windows akan menganggap string C:\windows\system32\RCSS.exe, yang merupakan salah satu file induk virus ini sebagai parameter, yang akhirnya akan dieksekusi juga oleh Windows. HKLM\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Winlogon\Shell dan HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\System juga mengalami hal yang sama, nilainya diubah menjadi C:\WINDOWS\system32\RCSS.exe. Selebihnya ia membuat beberapa itum run lainnya pada key HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run dan HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run.Beberapa extension pun ia ubah default open-nya agar mengarah kepada file induk di c:\WINDOWS\r4m83.exe. Extension yang ia ubah tersebut adalah .LNK, .PIF, .BAT, dan .COM.

Tidak hanya normal mode, SafeMode pun ia infeksi dengan cara mengubah nilai AlternateShell yang ada pada key HKLM\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot\, HKLM\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot\,dan HKLM\SYSTEM\CurrentCon-trolSet\Control\SafeBoot\, yang diarahkan kepada file induk yang sama seperti di atas, yakni C:\WINDOWS\system32\RCSS.exe. Ini akan berakibat aktifnya sang virus walaupun dalam modus SafeMode.

Restriksi Registry
Dengan masih menggunakan bantuan Registry, ia mengeset beberapa restriction untuk menunjang kelangsungan hidupnya. Dengan cara menambahkan beberapa item baru seperti NoFolderOptions, NoFind, NoRun, DisableTaskMgr, dan DisableCMD pada key HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\, yang tak lain maksudnya adalah untuk tidak memperbolehkan user untuk mengakses menu Folder Options, Search/Find, Run, Task Manager, dan Command Prompt. Serta untuk Folder Options, ia set untuk tidak menampilkan file dengan attribut hidden dan system, serta menyembunyikan extension dari setiap file yang dikenal. Selain itu, ia pun men-disable System Restore milik Windows.

Register Extension Baru
Seperti dikatakan di awal, virus XFly ini menciptakan file exe-cutable dengan nama yang tak lazim, namun bisa dieksekusi. Seperti contohnya, MSNTLR.DYS atau MSFLC.FYS. Jadi, apabila ada file misalnya dengan extension berupa .DYS, dan user menjalankan dengan mengklik dua kali pada explorer, Windows akan menjalankannya selayaknya file executable (.EXE). Bagaimana ia melakukannya? Sebelumnya ia telah meregister extension baru yang telah ia tentukan seperti .DYS,.FYS, .HHS, dan .FLY pada registry HKEY_CLASSES_ROOT dan mengesetnya sedemikian rupa agar dikenali layaknya file executable.

Menyamar Berganti Icon
Agar selalu dapat mengelabui korbannya, virus ini memiliki kemampuan untuk mengubah resource icon dirinya. Seperti yang kita ketahui, normalnya sebuah file executable memiliki section resource. Dalam section resource ini bisa terdiri atas berbagai macam data. Salah satunya adalah icon. Secara teknis, jika executable virus ini dibedah, pada section resource akan terdapat resource dengan nama OCX. Resource OCX ini berisi kumpulan icon yang akan digunakannya nanti. Virus ini akan mengextract icon yang ada pada resource OCX pada direktori System32 dengan nama avg.ico, word.ico, rmb5.ico, mp3.ico, jpg.ico, dan folder.ico. Dari namanya, pasti Anda sudah bisa mengira tampilan icon tersebut seperti apa. Dan yang dilakukan oleh virus ini adalah mengubah resource icon pada beberapa file executable induknya menggunakan icon yang baru yang telah ia extract sebelumnya.

Berkembang Biak
Media yang banyak dipakai oleh virus-virus di Indonesia untuk menyebar adalah flash disk. Jika terinfeksi virus ini, pada flashdisk akan terdapat file baru dengan nama New Folder. exe tentunya dengan icon mirip folder dan sebuah file dengan nama autorun.inf. Bukan hanya itu, ia juga memiliki kemampuan untuk menyebar melalui jaringan dengan mencari sharing older yang aktif yang memiliki akses write agar virus ini dapat mengkopikan dirinya ke sharing folder tersebut. Biasanya untuk menarik perhatian user, virus ini akan membuat file dengan nama berbau pornografi .

Menghapus File
Saat user mencolokan flash disk, virus ini dengan segera akan mencari file dengan extension .MPG, .WMV, .AVI, .JPG, .SCR, ZIP, dan .RAR. Apabila ditemukan, maka ia akan menghapus file tersebut dan menggantikannya dengan file virus dengan nama yang hampir sama.

Blacklist Aplikasi
Segala cara dikerahkan untuk dapat selalu bertahan hidup. Komponen Timer yang ada pada tubuhnya, secara simultan akan membaca caption dan atau window class dari setiap apikasi yang running, apabila ditemukan aplikasi yang masuk dafar blacklist-nya, ia akan segera menampilkan layar hitam berisi pesan dari si pembuat virus, dan selama layar hitam ini muncul, sang user tidak akan bisa berbuat apa–apa. Beberapa string yang ada dalam daftar black list-nya, antara lain PROCESS, SETUP, RESOURCE HACKER, HEX WORKSHOP, HIJACKTHIS, KILLBOX, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pesan Virus
Pada komputer terinfeksi, caption dari Internet Explorer, akan berubah menjadi “..:: x-fly ::..”, dengan default page yang mengarah pada file “C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup\rj.html” yang merupakan file pesan virus. File ini pun akan dijalankan otomatis pada saat memulai Windows karena berada pada folder StartUp.

Selain itu, sebuah file pesan virus dengan nama x-fly.html pun akan terlihat jelas pada Desktop, tepatnya berada pada C:\Documents and Settings\All Users\Desktop\x-fly.html. Dan setiap waktu menunjukkan pukul 12:30, 16:00, atau 20:00, virus ini juga akan menampilkan layar hitam yang berisi pesan darii pembuat virus.
Selengkapnya...

VIRUS BARU VBScript


Virus hasil generate dengan kondisi terenkripsi. Bagaimana sebuah virus VBScript dapat menginfeksi file dokumen Office Anda?Bagaimana cara penanggulangannya dalam menghadapi virus seperti ini? Ikuti bahasan selengkapnya kali ini! Arief PrabowoTREN VIRUS jenis VBScript memang belum selesai, tiada hent para pembuat virus lokal melakukan aksinya. Kali ini kami akan mencoba membahas salah satu virus berjenis VBScript, yang menggunakan teknik lain dalam penginfeksiannya. Dikena oleh PC Media Antivirus sebagai Repvblik.vbs. Memang dike tahui virus ini sepertinya bukanlah virus keluaran terbaru, tap teknologi yang diusung lain daripada virus VBScript biasanya dan beberapa pembaca masih ada yang mengeluhkan virus ini. Virus ini memiliki ukuran file asli sebesar 5915 bytes. Cukup kecil, kan? Inilah salah satu keunggulan yang dimiliki oleh virus jenis VBScript, karena ukuran file virus terbilang kecil meru pakan nilai tambah baginya untuk dapat mempercepat laju penyebaran virus ini.Virus ini dapat berjalan mulus pada operating system Windows XP yang kami uji cobakan. Sekilas, jika dilihat secara visual menggunakan Notepad, jenis virus yang memiliki extension .VBS ini hadir dalam kondisi terenkripsi. Bisa diketahu pada saat dibuka, karena yang muncul hanya karakter aneh Namun jika lebih teliti, di bagian paling atas terdapat string “RPVBLK=True” atau “RPVBLK=False”, dan di bagian bawah terdapat rutin yang biasa disebut sebagai decryptor yang tentunya dapat terbaca.EnkripsiTidak sulit dalam melakukan deskripsi atas tubuh virus tersebut. Karena secanggih apapun enkripsi yang ia terapkan, past dapat terbongkar juga karena sebenarnya dalam tubuhnya pun terdapat rutin decryptor yang akan menerjemahkan byte per byte ke dalam bentuk aslinya. Enkripsi yang ia lakukan hanyalah permainan karakter saja, hanya memaju atau memundurkan karakter saja, biasa dikenal dengan Caesar Cipher. Yang kam lakukan hanya menyisipkan beberapa rutin yang nantinya akan melakukan dumping pada teks yang telah terdekripsi dan kam pun dapat dengan mudah mempelajari gerak–gerik virus tersebut dari source code-nya.Saat seluruh tubuh virus berhasil di-decrypt, tepat di bagian atas source script tersebut, terlihat beberapa string comment yang bertuliskan seperti “Repvblik Ver 2.0 ^_^!”, dan juga beberapa pesan yang ia sampaikan.Virus di StartUpYang pertama ia lakukan adalah tentunya menciptakan file induk. Jadi, saat virus dieksekusi di komputer yang bersih, ia akan menciptakan sebuah file induk asli yang ia tempatkan pada direktori StartUp yang bisa Anda temukan pada Start Menu > StartUp dengan nama Repvblik.vbs. Bagaimana ia mengenali dirinya sendiri, apakah file tersebut merupakan file induk atau file yang sudah terinfeksi? Ia memiliki pengenal di bagian pa ling atas source script-nya, yakni “RPVBLK” yang bisa bernilai True atau False. File induk virus ini juga akan running otomatis pada saat memulai Windows.PesanBersamaan dengan itu pula, ia akan menciptakan direktori baru pada drive C:\ dengan nama Repvblik. Di dalam direktori atau folder tersebut, Anda akan menemukan sebuah file teks dengan nama Repvblik.txt yang merupakan pesan dari sang pembuat virus. Tidak hanya di situ saja, karena di setiap direktori tingkat pertama yang ia temukan pun pasti akan terdapat file Repvblik.txt.Dan saat aktif di memory, jika dilihat menggunakan Task Manager, user tidak akan dapat melihat process virus dengan nama menyerupai nama file VBS, karena saat sebuah file VBS diklik atau diakses, Windows secara otomatis akan menjalankan program wscript.exe yang bisa dibilang sebagai penerjemah dari script tersebut. Jadi saat virus ini aktif, process virus yang tampak di Task Manager hanyalah process wscript.exe. Cukup sulit memang menentukannya, apakah wscript.exe tersebut menjalankan file VBS virus atau bukan, karena bisa saja sebagian user masih memanfaatkan bahasa VBScript ini untuk membuat script kecil yang dapat mempermudah kerjanya. Namun, jika menggunakan program yang lebih advanced, seperti misalnya Process Explorer, Anda bisa lebih detail menelusuri setiap process yang ada. Hanya dengan mengklik kanan process yang diinginkan, lalu klik Properties, Anda akan menemukan informasi script apa yang dijalankan oleh wscript.exe itu pada editbox Command Line di Process Explorer.Infeksi Dokumen!Setelah file induk berhasil dibuat, ia pun segera melancarkan jurus pamungkas, yakni menginfeksi dokumen Anda yang terdapat pada direktori My Documents. File yang akan diinfeksi oleh virus ini adalah file–file dengan extension DOC, XLS, PPT, PPS, dan RTF yang pasti sudah tidak asing lagi di mata Anda. Semua alur penginfeksiannya bisa dipelajari dengan jelas dengan membaca rutin fungsi yang ia beri nama explore_folder_and_infect_file yang terdapat pada tubuhnya. Cara yang ia lakukan sebenarnya sangatlah sederhana, ia akan mencari di direktori My Documents file–file dengan extension tersebut termasuk ke dalam subdirektori, jika ia menemukannya maka dengan sigap ia akan menginfeksinya. Dengan sebelumnya ia pun telah menghapus isi dari folder Recent yang berisi data file–file yang terakhir kali dibuka.Caranya menginfeksi adalah dengan cara meng-append file dokumen yang akan diinfeksi di bagian bawah tubuh sang virus. Jadi apabila Anda memiliki file dengan nama misalkan Skripsi. doc, maka virus ini akan membaca keseluruhan isi dari file tersebut, lalu ditaruhnya isi dari file dokumen itu di bagian paling bawah tubuh sang virus, dan memberikan tanda berupa string “RPVBLK=False” di bagian awal tubuh sang virus, yang artinya virus tersebut sudah menginfeksi file. Ini biasa juga dilakukan oleh virus lain yang memiliki kemampuan injeksi, agar file yang sudah diinfeksi tidak diinfeksi lagi. File yang sudah diinfeksi namanya akan menjadi Skripsi.doc.vbs. Dan file dokumen yang asli pun akan dihapusnya. Tentu saja kini file dokumen Anda sudah menjadi file VBScript, yang sudah tentu tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word. Namun Anda tidak perlu bingung, biarkan PCMAV melakukan tugasnya mengembalikan dokumen Anda ke keadaan seperti semula.Nanti pada saat file terinfeksi dijalankan, virus ini akan terlebih dahulu meng-extract file dokumen yang terdapat pada tubuhnya pada current directory, lalu menjalankan kembali dirinya dan seolah-olah tidak terjadi apa-apa.Manipulasi RegistryVirus Repvblik ini pun akan dengan cerdik mencoba untuk mengubah default icon dari setiap file VBS agar menggunakan icon Microsoft Word. Serta mengubah file type nya menjadi “Microsoft Word Document”, dan menghilangkan tampilan extension .VBS pada Windows Explorer dengan menambahkan item NeverShowExt pada key VBSFile di Registry Windows. Tentunya jika sudah begini, user awam tidak akan bisa membedakan antara file asli dengan file virus.Rename MP3Tidak hanya menginfeksi dokumen, ia pun mulai mengerjai file musik MP3 koleksi Anda. Setiap file MP3 yang ia temukan akan di-rename olehnya. Yang ia lakukan adalah menambahkan string “Repvblik_” di depan nama file MP3 yang akan ia kerjai.Flash DiskBehati–hatilah jika menemukan file dengan nama–nama seperti “I am So Sorry.txt.vbs”,”SMS Gratis via GPRS.txt. vbs”,”Indonesian and their corruption!! .txt.vbs”,”Never be touched!! .txt.vbs”,”Make U lofty.txt.vbs”,”Thank U Ly.txt. vbs”,”The Power of Midwife.txt.vbs”, dan atau “NenekSihir and her Secrets.txt.vbs” pada perangkat removable disk Anda, itu adalah nama file yang biasa ia gunakan untuk menyebar.Gunakan PCMAV!Bagi Anda yang komputernya terinfeksi dan atau dokumen penting Anda telah dirusak oleh virus Repvblik.vbs, silakan gunakan PCMAV terbaru yang telah disempurnakan ini.
Selengkapnya...

AKSES INTERNET MELALUI JARINGAN LAN DAN WAN

Kita dapat mengakses internet secara bersama-sama. Untuk mengakses internet secara bersama-sama. Untuk mengakses internet secara bersama-sama dalam suatu ruangan atau gedung, kita dapat menggunaan suatu sistem jaringan komputer.
Tujuan dibentuk jaringan komputer adalah untuk menghubungkan komputer sehingga informasi yang disimpan secara elektronis dapat dikirimkan dari satu komputer ke komputer lainnya. Jaringan komputer terdiri dari dua katergori berikut :
· Jaringan lokal atau Local Area Network (LAN)
· Jaringan luas atau Wide Area Network (WAN)
Mengapa jaringan dikategorikan dalam LAN dan WAN? Karena dari teknologi yang digunakan, jaringan LAN memiliki keterbatasan jangkauan. Untuk menghubungkan komputer dalam jarak yang lebih jauh, teknologi LAN menjadi tidak ekonomis dan tidak memungkinkan. Misalnya, menghubungkan ATM (Automatic Teller Machind) yang terletak di Jakarta Timur dengan komputer server di Jakarta Pusat.
1. Local Are Network (LAN)
Jaringan lokal (Local Area Network) merupakan jaringan yang menghubungkan antara satu komputer dengan komputer yang lain dalam satu ruangan, bangunan, atau satu gedung. Misalnya, perusahaan dapat menggunakan LAN untuk menghubungkan komputer-komputer pada tiap ruang dalam kantor tersebut sehingga membentuk workgroup.
2. Wide Are Network (WAN)
Wide Area Network merupakan jaringan yang menghubungkan area yang lebih luas, biasanya antara gedung yang satu dengan gedung yang lainnya atau derah yang lebih luas lagi. Contoh lainnya adalah mesin ATM (Automatic Teller Machine)
Ada beberapa jenis jaringan komputer bila dilihat dari cara pemrosesan data dan pengaksesannya.
Host-Terminal, jaringan ini terdiri dari sebuah atau lebih server yang dihubungkan dalam suatu dumb terminal. Karena dumb terminal hanyalah sebuah monitor yang dihubungkan dengan menggunakan kabel RS-232, maka pemrosesan data dilakukan di dalam server.
Client-Server, jaringan ini terdiri dari sebuah server atau lebih yang dihubungkan dengan beberapa client. Server bertugas menyediakan layanan.
Peer to Peer, terdiri dari beberapa terminal komputer yang dihubungkan dengan media kabel. Secara prinsip, hubungan peer to peer ini adalah bahwa setiap komputer data berfungsi seabgai server (penyedia layanan) dan client, keduanya dapat difungsikan dalam suatu waktu yang bersamaan.
LAN (Local Area Network) hanya terdapat satu atau dua server dan ruang lingkupnya terdapat dalam satu lokasi atau gedung.
WAN (Wide Area Network), merupakan gabungan dari LAN, yang ruang lingkupnya dapat saja satu lokasi, misalnya gedung bertingkat, atau dapat tersebar di beberapa lokasi di seluruh dunia, jaringan jenis ini membutuhkan minimal satu server untuk setiap LAN, dan membutuhkan minimal dua server yang mempunyai lokasi yang berbeda untuk membentuknya.
Internet, jaringan ini merupakan sekumpulan jaringan yang berlokasi terbesar di seluruh dunia yang saling terhubung membentuk satu jaringan besar komputer. Dalam jaringan ini dibatasi layanannya sebagai berikut : FTP, E-mail, Chat, Telnet, Conference, News Group, dan Mailing Li Selengkapnya...